:: WellCoMe ::
@blong indah kumala.. :)

=> selamat membaca... :)

Total BeLOG

Jumat, 28 Oktober 2011

Tanda-tanda Dehidrasi


Karena suhu yang tinggi dan keringat yang kita keluarkan, tanpa sadar kita mengalami dehidrasi ringan dan tidak minum cairan yang tepat untuk menanganinya.Terutama untuk kita yang berada di daerah tropis, kita harus cukup tahu untuk mengenali tanda-tanda tubuh kekurangan cairan.

Berikut Tanda – tanda dehidrasi :

        1. Mulut kering dan lidah bengkak

Mulut kering dan lidah menjadi sedikit bengkak adalah sinyal tubuh mengalami dehidrasi. Cara terbaik untuk menghindari dehidrasi adalah minum ketika haus. Tapi jika sudah minum masih ada tanda-tanda dehidrasi, bisa jadi ada faktor lain yang menjadi masalahnya.

        2. Urine berwarna kuning pekat

Jika tubuh mengalami dehidrasi, ginjal akan mencoba menghemat air atau menghentikan produksi urine. Akibatnya urine akan berwarna menjadi lebih gelap atau kuning pekat.

        3. Sembelit (sukar buang air besar)

Ketika tubuh cukup air, makanan yang dimakan akan bergerak bebas. Usus besar (kolon) akan menyerap air dari makanan yang dimakan dan kemudian mengeluarkan limbah berupa feses.

Nah, ketika mengalami dehidrasi, usus besar akan menghemat air yang menyebabkan feses menjadi keras dan kering. Hasilnya adalah sembelit.

        4. Kulit menjadi kurang elastis

Dokter dapat menggunakan elastisitas kulit untuk mengetes dehidrasi dengan cara mencubitnya. Jika kondisi normal, maka saat mencubit kulit di punggung tangan lalu dilepaskan lagi akan kembali normal. Tapi ketika kulit mengalami dehidrasi, saat dicubit lalu dilepaskan akan lambat normalnya.

Meskipun ini bukan tes terbaik dehidrasi tapi elastisitas kulit masih merupakan tanda yang baik jika terjadi dehidrasi.

        5. Jantung Berdebar-debar

Jantung membutuhkan tubuh yang sehat dan normal agar berfungsi dengan benar. Jika terjadi penurunan aliran darah dan perubahan kadar elektrolit karena dehidrasi, biasanya jantung akan berdebar-debar.

        6. Kram otot atau Kejang-kejang

Meski belum diketahui pasti bagaimana dehidrasi mempengaruhi fungsi otot tapi diduga terkait dengan ketidakseimbangan elektrolit. Elektrolit seperti natrium dan kalium adalah ion yang bermuatan listrik yang membuat otot bekerja.

Jika mengalami dehidrasi kronis, maka terjadi ketidakseimbangan elektrolit yang dapat menyebabkan kram otot atau kejang yang terus menerus. Kondisi ini banyak terjadi setelah orang selesai melakukan latihan atau olahraga.

        7. Pusing


Dehidrasi juga bisa menyebabkan pusing atau pingsan. Salah satu tanda-tanda dehidrasi adalah tubuh merasa melayang ketika buru-buru berdiri dari posisi duduk atau tidur.

        8. Lelah

Dehidrasi kronis akan membuat volume darah dan tekanan darah ikut turun yang membuat pasokan oksigen ke darah juga turun. Tanpa oksigen yang cukup, otot dan fungsi saraf akan bekerja lambat sehingga orang menjadi lebih mudah lelah.

        9. Air mata kering


Air mata digunakan untuk membersihkan dan melumasi mata. Jika cairan di tubuh kurang, bisa membuat produksi air mata terhenti.

        10. Badan selalu merasa kepanasan

Air memainkan peran kunci dalam mengatur suhu tubuh. Ketika tubuh mulai panas kulit akan berkeringat. Dengan berkeringat, maka suhu tubuh akan turun lagi. Karena keringat sebagian besar terdiri dari air, maka saat mengalami dehidrasi, tubuh akan berhenti mengeluarkan keringat yang membuat badan akan merasa kepanasan.

Hal itu yang didapatkan oleh penelitian THIRST (The Indonesian Regional Hydration Study) yang menemukan bahwa dewasa dan remaja perkotaan di Indonesia, 46.1% persen (atau boleh disebut 1 dari 2 orang )dari jumlahnya mengalami dehidrasi ringan tanpa mereka sadari.

Kenali Penyakit Flu Burung (H5N1)


Flu Burung adalah penyakit yang disebabkan oleh virus influenza yang menyerang burung/unggas/ayam .
Salah satu tipe yang perlu diwaspadai adalah yang disebabkan oleh virus influenza dengan kode genetik H5N1 (H=Haemagglutinin, N=Neuramidase) yang selain dapat menular dari burung ke burung ternyata dapat pula menular dari burung ke manusia.

Penyebab flu burung adalah virus influenza tipe A . Virus influenza termasuk famili Orthomyxoviridae. Virus influenza tipe A dapat berubah-ubah bentuk (Drift, Shift), dan dapat menyebabkan epidemi dan pandemi. Berdasarkan sub tipenya terdiri dari Hemaglutinin (H) dan Neuramidase (N) . Kedua huruf ini digunakan sebagai identifikasi kode subtipe flu burung yang banyak jenisnya.
0  Pada manusia:
hanya terdapat jenis H1N1, H2N2, H3N3, H5N1, H9N2, H1N2, H7N7.
0  Sedangkan pada binatang:
H1-H5 dan N1-N98. Strain yang sangat virulen/ganas dan menyebabkan flu burung adalah dari subtipe A H5N1.


Virus tersebut dapat bertahan hidup di air sampai 4 hari pada suhu 22 °C dan lebih dari 30 hari pada 0 °C. Virus akan mati pada pemanasan 60 °C selama 30 menit atau 56 °C selama 3 jam dan dengan detergent, desinfektan misalnya formalin, serta cairan yang mengandung iodin.


GEJALA

Gejala flu burung dapat dibedakan pada unggas dan manusia.
0  Gejala Pada Unggas:
Jengger berwarna biru
Borok di kaki
Kematian mendadak

0  Gejala Pada Manusia
Demam (suhu badan diatas 38 °C)
lemas
Pendarahan hidung dan gusi
sesak nafas
muntah dan nyeri perut serta diare
Batuk dan nyeri tenggorokan
Radang saluran pernapasan atas
Pneumonia
Infeksi mata
Nyeri otot

0  Masa Inkubasi
Pada Unggas : 1 minggu
Pada Manusia : 1-3 hari , Masa infeksi 1 hari sebelum sampai 3-5 hari sesudah timbul gejala. Pada anak sampai 21 hari

PENULARAN

Flu burung menular dari unggas ke unggas, dan dari unggas kemanusia, melalui air liur, lendir dari hidung dan feces. Penyakit ini juga dapat menular melalui udara yang tercemar virus H5N1 yang berasal dari kotoran atau sekreta burung/unggas yang menderita flu burung. Penularan dari unggas ke manusia juga dapat terjadi jika bersinggungan langsung dengan unggas yang terinfeksi flu burung. Contohnya: pekerja di peternakan ayam , pemotong ayam dan penjamah produk unggas lainnya.

Virus flu burung hidup di dalam saluran pencernaan unggas. Burung yang terinfeksi virus akan mengeluarkan virus ini melalui saliva (air liur), cairan hidung, dan kotoran. Avian Virus influenza avian dapat ditularkan terhadap manusia dengan 2 jalan. Pertama kontaminasi langsung dari lingkungan burung terinfeksi yang mengandung virus kepada manusia. Cara lain adalah lewat perantara binatang babi. Penularan diduga terjadi dari kotoran secara oral atau melalui saluran pernapasan.

PENCEGAHAN
0  Pada Unggas:
1.      Pemusnahan unggas/burung yang terinfeksi flu burung
2.     Vaksinasi pada unggas yang sehat
0  Pada Manusia:
1.      Kelompok berisiko tinggi (pekerja peternakan dan pedagang):
2.     Mencuci tangan dengan desinfektan dan mandi sehabis bekerja.
3.    Hindari kontak langsung dengan ayam atau unggas yang terinfeksi flu burung.
4.    Menggunakan alat pelindung diri. (contoh : masker dan pakaian kerja).
5.     Meninggalkan pakaian kerja ditempat kerja.
6.    Membersihkan kotoran unggas setiap hari.
7.     Imunisasi.
0 
Masyarakat umum:
1.      Menjaga daya tahan tubuh dengan memakan makanan bergizi & istirahat cukup.
2.     Mengolah unggas dengan cara yang benar, yaitu :
3.    Pilih unggas yang sehat (tidak terdapat gejala-gejala penyakit pada tubuhnya)
4.    Memasak daging ayam sampai dengan suhu ± 800 °C selama 1 menit dan pada telur sampai dengan suhu ± 640 °C selama 4,5 menit.
5.     Basuh tangan sesering mungkin, penjamah sebaiknya juga melakukan disinfeksi tangan (dapat dengan alcohol 70%, atau larutan pemutih/khlorin 0,5%untuk alat2/instrumen)
6.    Lakukan pengamatan pasif terhadap kesehatan mereka yang terpajan dan keluarganya. Perhatikan keluhan-keluhan seperti Flu, radang mata, keluhan pernafasan
PENGOBATAN

0  Pengobatan bagi penderita flu burung adalah:
1.      Oksigenasi bila terdapat sesak napas.
2.     Hidrasi dengan pemberian cairan parenteral (infus).
3.    Pemberian obat anti virus oseltamivir 75 mg dosis tunggal selama 7 hari.
4.    Amantadin diberikan pada awal infeksi, sedapat mungkin dalam waktu 48 jam pertama selama 3-5 hari dengan dosis 5 mg/kg BB perhari dibagi dalam 2 dosis. Bila berat badan lebih dari 45 kg diberikan 100 mg 2 kali sehari.

Emosi saat Haid biswa Teratasi


Jika kadang merasa emosi suka naik-turun, tapi Anda tak mengerti menanganinya tak perlu panik. Menurut dr. Mehmet Oz, emosi tak stabil ternyata ada penangkalnya. Tapi, sebelumnya kenali dulu penyebabnya.
1. Hormon
Jika suasana hati buruk terjadi pada waktu yang sama setiap bulan, penyebabnya bisa jadi hormon Anda. Sebagai seorang wanita, setiap bulan ovarium menghasilkan hormon estrogen dan progesteron. Satu minggu sebelum menstruasi, tingkat progesteron berada di atas dan kemudian segera turun drastis. Hal ini berpengaruh pada emosi dan membuat Anda mudah marah dan mudah tersinggung.
Periode ini disebut sindrom pramenstruasi (PMS), karena fluktuasi hormon. Untuk mengurangi efek negatifnya, Oz menyarankan Kaum Hawa untuk  mengonsumsi makanan yang mengandung omega-3 asam lemak tinggi, seperti ikan laut. Atau Anda juga dapat mengambil suplemen yang mengandung 600 miligram DHA omega-3.
2. Kafein
Konsumsi kafein, bahkan dalam jumlah kecil dapat memicu kecemasan. Kafein merangsang otak yang membuatnya kecanduan. Ketika seseorang menjadi kecanduan kafein, mereka mungkin mengalami gejala seperti sakit kepala, kelelahan dan perasaan murung.
Adalah penting untuk memperhatikan asupan kafein setiap hari. Lebih baik hindari mengkonsumsi lebih dari 200 miligram atau 2 gelas minuman berkafein setiap hari.
3. Menghindari karbohidrat
Perhatikan juga nutrisi dalam makanan. Jangan meremehkan asupan karbohidrat dan gula saat Anda sedang diet. Itu karena kadar gula darah rendah dalam darah membuat Anda lebih sensitif dan sulit untuk berkonsentrasi. Ada banyak sumber karbohidrat sehat, seperti beras merah.
Untuk memenuhi kebutuhan glukosa, Anda bisa makan buah madu atau manis.
4. Cahaya selama tidur
Suasana hati terkait erat dengan kualitas tidur Anda. Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, pencahayaan juga sangat penting. Penelitian menunjukkan bahwa cahaya remang-remang dari televisi, alarm digital, bahkan sinar laptop dapat meningkatkan risiko depresi.
Lampu ini menurunkan produksi hormon melatonin. Tanpa tingkat melatonin yang stabil, pola tidur yang normal mungkin terganggu. Jadi, cobalah untuk memperbaiki lokasi tempat tidur sehingga Anda tidak terganggu dengan cahaya dan menghindari risiko emosi tidak stabil.(medicmagic/oprah.com/AIS)

Pendeteksi Kanker Serviks


Asam cuka ternyata tidak hanya menambah rasa sedap dalam masakan, tapi juga berguna mendeteksi dini kanker serviks secara mudah dan murah. Deteksi dini kanker serviks dengan asam cuka ini disebut metode IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat). Metode ini sudah dikenalkan sejak 1925 oleh Hans Hinselman dari Jerman, tetapi baru diterapkan sekitar tahun 2005.

Kementerian Kesehatan RI pun sudah mengadopsinya. Cara ini selain mudah dan murah, juga memiliki keakuratan sangat tinggi dalam mendeteksi lesi atau luka prakanker, yaitu mencapai 90 persen.

Caranya -> mengoleskan asam cuka 3-5 persen di daerah mulut rahim (serviks) ini tidak harus dilakukan oleh dokter, tetapi bisa dipraktikkan oleh tenaga terlatih seperti bidan di puskesmas. Dan dalam waktu sekitar 60 detik sudah dapat dilihat jika ada kelainan, yaitu munculnya plak putih pada serviks. Plak putih ini bisa diwaspadai sebagai luka prakanker.


Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah meneliti penerapan IVA di India, Thailand, dan Zimbabwe. Efektivitasnya ternyata tidak lebih rendah daripada pap smear.


Selain kinerja yang sama dengan tes lain dan hasilnya bisa segera diketahui, IVA juga menawarkan keuntungan lain, yakni praktis, hanya memerlukan alat sederhana, dan harganya terjangkau.


Inke Maris, pakar komunikasi yang juga salah seorang pendiri Inisiatif Pencegahan Kanker Serviks Indonesia (Ipkasi), mengatakan sudah banyak puskemas yang mampu memberikan layanan tes IVA ini dengan biaya sekitar 15 ribu rupiah.


Terapi ini berlangsung singkat, kira-kira 5 menit. Memang ada rasa tidak nyaman ketika menjalani terapi ini. Kebanyakan perempuan merasakan sensasi dingin dan sedikit kram, atau kadang terasa hangat menjalar di tubuh bagian atas serta wajah.